Kamis, 08 Maret 2012

Waspada Terhadap 5 Modus Pencurian Pulsa

  1. SMS nyasar
Biasanya penipu menggunakan media SMS untuk mencari mangsa dengan cara mengiming-imingi hadiah bisa berupa barang,pulsa atau hadiah lain yang menarik perhatian atau mampu menjebak pengguna untuk melakukan tindakan yang diminta pelaku penipuan.seperti menstranfer uang kerekening pelaku / komplotan atau pengiriman pulsa ke no pelaku/komplotan.solusinya abaikan saja sms nyasar yang berisi / mengandung unsur penipuan tersebut.
  1. Waspadai PopScreen
Kita yang baru saja membeli nomor seluler baru mungkin akan mendapati sebuah menu popscreen di awal proses registrasi,khususnya prabayar.popscreen juga seringkali muncul menutupi hamper seluruh layar ponsel kamu seolah menunggu reaksi untuk mengklik sebuah tombol.umumnya popscreen tersebut berisis iklan-iklan terselubung dari content provider (CP) atau pihak-pihak lain yang menjadi partner atau oknum operator.tak jarang iklan-iklan ini “menjebak” dan bercampur dengan popscreen “resmi” dari operator.jebakan tersebut biasanya berupa perintah atau persetujuan untuk berlangganan sebuah layanan premium atau penawaran kartu kredit misalnya.untuk mengakalinya gunakan ponsel dengan ukuran layar yang lebar waktu pertama kali registrasi kartu.tujuannya untuk setiap informasi yang tampil dapat terbaca secara utuh.dan sebaiknya matikan saja fitur popscreen ini setelah berhasil melakukan registrasi guna menghindari gangguan-gangguan yang mungkin terjadi dikemudian hari.biasanya fitur ini dapat dinonaktifkan melalui menu layanan yang disediakan oleh masing-masing operator.
  1. Layanan UMB
Konten premium dengan kode * dan # (biasa dikenal dengan UMB atau USSD menu browser)adalah penyumbang kasus penyedotan pulsa terbesar di operator.biasanya modus ini dilakukan dengan menawarkan konten gratis berupa lagu,games,ringback tone,gambar,video dan sebagainya.cara paling aman untuk itu mungkin hanyalah jangan pernah mencoba layanan gratis di UMB.
  1. Layanan mobile wap
Jika kita berkunjung ke sebuah situs mobile ,kemudian ada tawaran konten apapun yang menarik,maka sebenarnya kita hanya berjarak beberapa klik saja untuk berlangganan sebuah layanan premium.secara prinsip yang kita lakukan ketika mengklik link “download” dan yang sejenisnya ketika ingin memiliki konten tersebut maka sama artinya dengan mengetik perintah REG atau berlangganan konten tersebut.
  1. Jangan obral nomor telepon di web
Salah satu kebiasaan buruk pengguna seluler yang sering dilakukan adalah mudahnya mengobral data pribadi di internet,termasuk di antaranya nomor ponsel.beberapa fasilitas di internet memungkinkan kita berlangganan konten premium tanpa harus mengetikkan suatu perintah di ponsel kita.biasanya , fasilitas ini disediakan oleh portal konten yang dikelola oleh operator.selain itu tidak mustahil data-data nomor ponsel yang kita masukkan di berbagai situs yang seharusnya dirahasiakan oleh pengelola situs tersebut kemudian bocor,bahkan kemudian mungkin saja sengaja diperjualbelikan untuk kepentingan promosi atau maksud-maksud yang tidak baik.meskipun sebenarnya kebanyakan SMS promo yang dikirimkan pelaku yang menggunakan mesin khusus (yang mampu mengirimkan SMS secara massal ke nomor-nomor tertentu)umumnya dilakukan secara acak.artinya,sebenarnya sekalipun kita sudah sangat berhati-hati,peluang untuk mendapatkan SMS sampai seperti ini masih ada.namun dengan mengurangi kebiasaan untuk berbagi data pribadi di internet,setidaknya mengurangi peluang kita mendapatka gangguan dari SMS nyasar tersebut.


From : Tabloid PCPlus 397 Rocks

0 komentar:

Posting Komentar